Wednesday, January 17, 2018

CATATAN HARIAN AISHA EPISODE 12 RABU 17 JANUARI 2018 FULL

CATATAN HARIAN AISHA EPISODE 12


Episode 12 dimulai dari Chelsie dan gengnya memasukan makanan dan minuman Aisha saat Aisha, Dewi dan Tika makan di kantin sekolah. Namun obat-obatan tersebut tidak berhubungan dengan Celia dan temanya marah pada Ve. Kata Ve mungkin udah kadarluasa kali yaa. Chelsie membuang sisa ke tong sampah.

Aisha pulang kerumah tanpa terjadi apa-apa. Aisha disuruh Omahnya mengantarkan makanan kerumah Pak Bagas, sampai dirumah tersebut Aisha merasa perutnya sakit dan numpang Toilet. Keluar dari toilet Aisha Pingsan.

Sementara itu Rafa, Arga dan Temannya datang ke sebuah kafe yang mana ada Ridho lagi kerja Partime. Rafa merasa senang karena ada mainan baru mau ngerjain Ridho. Bahkan Rafa memanggil manager Cafe nanyain siapa pemilik warnet itu dia mau beli, namun manajer Cafe melirik ke arga langsung bilang cafe ini sudah ganti pemilik. Rafa tidak tau kalau beli Cafe itu adalah temanya sendiri Arga. setelah makan dan minum Rafa memanggil pelayan (Ridho) dan membayar tagihan makanan mereka. Dan Rafa memberikan uang Tip kepada Ridho tapi dengan kata-kata melecehkannya. Namun Ridho menolak dan memperbaiki Tip yang diberikan Rafa.
Rafa pulang kerumah, sampai dirumah Rafa melihat sebuah sepeda yang sudah tidak asing lagi baginya. Setelah masuk rumah Rafa melihat ada seorang perempuan berjilbat tidur di sofa ruang tamu, Rafa berfikir ngapain cewek ini ke sini. Setelah dihampirinya Perempuan itu terbangun dan keduanya sama-sama kaget. Saat itu pembantu Rafa muncul membawa Teh hangat buat Aisha yang lagi pingsan. Bibi menjelaskan bahwa Aisha mengantarkan makanan untuk Bapak Bagas tiba-tiba dia pingsan. 

Bibi minta tolong sama Rafa untuk mengantarkan Aisha ke rumahnya. Dengan sedikit arogan Rafa juga mau mengantarkan Aisha kerumah. di perjalananan Rafa bertemu Ayah Aisha dan mengatakan bahwa Aisha Sakit. dan Aisha turun dari mobil Rafa sambil memegangi perutnya yang sakit. Rafa memandangnya dengan rasa kasihan, dan Aisha pulang bareng Ayahnya.

Dicafe tempat Ridho kerja Dewi mentraktir le (Sulaiman) untuk makan dan berpura-pura menjadi pacarnya. Karena mama Dewi pengen tau siapa pacar Dewi yang baru semenjak putus dari Frangki. Mama dewi mengintrogasi Le dengan beberapa pertanyaan sampai Ridho ketawa sendiri mendengar jawaban dari Lei.

Rafa menyuruh orang untuk mengantarkan sepeda Aisha kerumahnya. Rafa mulai kepikiran sama Aisha, sehinga pengen nelpon Aisha namun kaget saat pembantunya masuk dan mencandai Rafa.

Pak Bagas sedang makan malam tiba-tiba istrinya datang dan kaget melihat makanan yang ada di meja makan yang bukan seperti biasanya. Lalu memanggil bik ijah siapa yang buat masakan ini, lalu Bik ijah bilang ini makanan diantarin Aisha anak temannya Pak Bagas. Lalu Pak bagas nyuruh istrinya untuk nyobain makanannya enak, namun istrinya tidak mau bahkan suruh bik ijak untuk membuatkan nasi goreng.

Dirumah Aisha Umma dan Abinya masuk membawakan teh manis hangat dan nanyain keadaan Aisha rupanya Aisha sudah agak mendingan. Umma sempat berburuk sangka pada Rafa namun setelah dibilangin Abi mereka bahkan memuji-muji kebaikan Rafa yang telah mengantarkan Aisha ke rumahnya dan juga mengirimkan sepeda Aisha yang ketinggalan di rumah Rafa.

Bagas masuk ke sebuah kamar dan dihadang oleh orang penjaga yang tak lain adalah anak buah Cicilia. Bagas memerintahkan pejaga tersebut untuk membuka kamar, rupanya didalam kamar ada seorang perempuan yang lagi sakit, kondisinya sangat lemah. Perempuan tersebut bernama Sinta, Sinta merupakan ibu Kandung dari Rafa. Saat Bagas mau membawa Sinta kerumah sakit muncul Bu Lia dan mencegahnya. Setelah Bagas sama Cicilia bahwa dari lubuk hatimu masih ada sisi kebaikan. Kelihatan airmata Cicilia berlinang-linang dan mengizinkan Bagas untuk membawa Sinta ke rumah sakit.

Ridho sudah habis jam kerjanya saat mau pulang. Namun Arga datang dan bilang maaf mas Cafe sudah tutup. Arga memperlihatkan kunci. Arga bilang sama ridho kamu kerja yang baik ya dan jika kerja pakai seragam. Ridho bertanya, jadi loe pemilik cafe ini? 

Rafa kelihatan sedih, karena hari itu adalah hari ulang tahunnya. Muncul mamanya Cicilia dan bilang Ulang Tahun mu dirayaan yaa.... Rafa kaget karena selama ini tak pernah orang tuanya menghadiri ulang tahun Rafa. Rafa mau merayain asal Mama dan Papanya berjanji akan datang. Mamanya ngangguk menyetujui.

Pagi harinya Aisha dan adiknya sudah siap berangkat sekolah. Kali ini Aisha tidak bawa sepeda dan diantarkan oleh Abinya, mengingat kondisi Aisha yang masih lemah.

Di sekolah Ridho kelihat capek-capek sekali, dan Lek pun muncul sambil mengucapkan salam. Lek bilang kamu capek ya Do kerja partime. Ridho bilang ya begitulah. Saat mereka lagi ngobrol Dewi pun muncul mengucapkan selamat pagi pada Le dan Ridho. Lek memandangi Dewi seperti orang bete karena kejadian di Cefe membuat Lek jadi mimpi buruk. Lalu Lek pergi dengan kekesalan pada dewi, Dewi bilang sama Lek, kayaknya orang tuaku suka sama kamu, namun Lek tidak menghiraukannya.

Chelsie dan Gengnya pagi itu sudah mendapat khabar tentang Aisha sakit perut kemaren. Namun sakitnya harus ketemu Rafa dulu.

Chelsie menghampiri Aisha sambil memandangi penampilan Aisha dari atas sampai kebawah. Namun tidak menemukan tanda-tanda keistimewaan. Kok bisa cowok-cowok pada rebutan dekatin Aisha.

Chelsie nanya sama Aisha bagaimana rasanya sakit perut. Lalu Aisha jawab loe kok tau???
Itu peringatan untuk kamu, untuk menjauhi cowok-cowok itu.

Aisha bilang sakit pingsan dirumah Rafa dan Rafa yang ngantarin saya pulang itu gara-gara kamu. Chelsie semakin kesal ..

Didepan pintu masuk kelas Aisha berjalan dan terjatuh, tiba-tiba Arga datang menolong. Pada saat itu juga Rafa muncul, dan bilang sama Aisha dengan nada agak keras sudah tau sakit sok-sok-an. Jadi kamu sakit kata Arga. Rafa jawab ia dia pingsan dirumah gue kemaren. Aisha mau pergi dari hadapan Rafa dan Arga namun Rafa menarik Peta yang dibawa Aisha sehingga jalannya tertahan. Arga bilang Rafa yang udahlah. sebenarnya Arga tidak suka dengan perlakuan Rafa terhadap Aisha namun mengingat mereka bertemanan dari kecil.

Saat Rafa memegang peta yang dibawa Aisha Ridho muncul dan mengajak Aisha masuk kelas dan Ridho bantuin membawa petanya. Rafapun melepaskannya.


Pada hari itu Aisha tidak mau lagi makan di kantin, karena tidak mau kejadian yang sama terjadi lagi. Dewi nanya Sah perutmu masih sakit, kan makanan disini higienis. Dewi teringat saat dia ketemu Chelsie kemaren di kantin yang akan berbuat sesuatu. Dengan buru-buru Dewi menghabisi makanannya dan minta izin sebentar pada Aisha dan Tika.

Ternyata Dewa nyampirin Chelsie dan memarahinya. Chelsie.... Aisha tidak mau makan apa-apa lagi di kantin! itu karena ulahmu kan? kamu yang nyebabkan Aisha sakit perut kemaren. Pembicaraan mereka terdengar oleh Arga. yang lagi sembunyi dibalik tiang sekolah. Lalu Dewi bilang Awas loe kalau nyakitin Aisha lagi lalu pergi. Saat itu Arga muncul dan bilang Loe yang nyebabkan Aisha sakit. Chelsie ngelak tapi semua orang sudah tau kelakuannya. Loe jangan dekat-dekat lagi dengan gue katanya. Chelsi... dari awal gue memang tidak punya perasaan apa-apa sama Aisha tapi setelah gue mengenalnya lebih dalam Gue mulai menyukainya. Jadi Gue berharap sama loe Chels. kamu dan gengmua jangan menyakiti Aisha lagi. Kalau terjadi apa-apa dengan Aisha aku tidak akan tinggal diam kata Arga.
Arga !!! apa sih yang kau lihat dari cewek seupai yang kampungan itu, tidak ada istimewanya tanya kata Chelsie.
Chelsie

Jam pelajaran sekolah sudah habis dan waktunya pulang. Ditempat parkiran Franki duduk diatas motornya dan melihat Dewi. Loe ngapain lagi kesini kata Dewi pada Franki. Gue ingin lihat pacarmu yang baru kata Franki. Disaat itu Chelsie lewat bersama gengnya dan mendengar pembicaran Dewi dan Franki. Pacar baru ????? Kita nggak tau tuh...
Lalu muncul Ulek dengan motornya menghampiri. Ulek bilang ngapai anak luar sekolah datang kesini. Franki bilang loe cuma pacar bohongan Dewi kan??
Ulek melihat pada Dewi, Dewi pun ngasih kode pada Ulek. Ulekpun memanggil teman-temanya dengan suara lantang mengumumkan bahwa Dia dengan Dewi sudah jadian. Franki dan Gengnya Chelsie tercengang. Chelsi bilang sama Dewi sejak kapan sih pasaranmu berubah. Dewi tidak menghiraukannya.
Ulekpun memegang tangan Dewi dengan mesranya, kelihatan Franki geram seakan-akan mau memukul Ule.
Ulek memasangkan helm di kepala dewi dan merekapun berlalu meninggalkan Franki di parkiran sekolah.

Sementara itu Rafa, dan temannya datang lagi ke Cafe tempat Ridho Partime. Arga pun bertanya loe kok sering bangat ke sini, Rafa bilang kan ada mainan baru disini. Mana dia tanya Rafa. Lalu teman rafa memanggil manajer Cafe mana pelayanan yang bernama Ridho. Kata pelayan tadi dia telepon akan Resine dia kesina hanya ngantarin segaram aja. Arga pun tertegun......

Nah bagaimana kelanjutnya.... ikutin terus blog Teater.xyz untuk mendapatkan kelanjutanan kisah Catatan Harian Aisha Episode 13.  
Selengkapnya → CATATAN HARIAN AISHA EPISODE 12 RABU 17 JANUARI 2018 FULL

Friday, January 12, 2018

Sinopsis Anak Langit Episode 513 Sabtu 13 Januari 2018

Sinopsis Anak Langit Episode 513 Sabtu 13 Januari 2018


Hiro dan Milka lagi makan disebuah warung. Mereka kelihatan mesra sekali. Milka menyuapin hiro begitu juga hiro menyuapin Milka, mereka saling suap-suapan sambil diiringi alunan musik pengamen jalanan.


Setelah saling melepas kerinduan mereka pergi ke sebuah tempat, dimana Hiro pernah ketemu dengan Ali seorang pemuda yang mirip bangat dengan Almarhum Al.


Sementara itu di tempat lain terlihat terjadi perkelahian preman mengeroyok seorang pemuda, kebetulan Babe Rojak melewat tempat tersebut, dan kaget melihat pemuda yang di dikeroyok preman itu adalah pemuda yang mirip dengan Al. Langsung aja Babe ROjak membantu Ali.




Nah bagaimana kelanjutannya silahkan ikuti tayangannya malam ini di SCTV.
Selengkapnya → Sinopsis Anak Langit Episode 513 Sabtu 13 Januari 2018

Thursday, November 23, 2017

Rahmat Cinta Episode 14 Part 1

Rahmat Cinta Episode 14 Part 1


Ingatan bela sudah mulai pulih kembali, bela sudah ingat dengan orang tuanya dan merekapun sudah bertemu. Bela menceritakan pada mama dan papanya bahwa yang menyelamatkannya adalah seorang laki-laki. Jadi Mama dan papanya curiga dan pengen tau siapa laki-laki yang telah memanfaatkan Bela saat amnesia. Disaat bella mau mengambil baju-bajunya dirumah Dewa diam-diam Papa dan Mamanya membuntuti dari Kejauhan. 

Bela bertanya pada Dewa, Bahwa bella bukan istri yang sebenarnya. Dewa pun membenarkan pertanyaan bela. Dengan alasan karena karena kamu Amnesia dan tidak tau mau di antarkan kemana.
Bella marah sekali, ia langsung mengemasi barang-barangnya. Di saat itulah Dewa mengungkapkan perasaan Cintanya yang tulus pada Bella.

Nah bagaimana kelanjutannya... silahkan tonton Video dibawah ini.

Selengkapnya → Rahmat Cinta Episode 14 Part 1

Thursday, April 6, 2017

Jenis, Peran, Perkembangan Tari nusantara, Apresiasi Keunikan Tari nusantara

Jenis, Peran, dan Perkembangan Tari nusantara


Apresiasi Keunikan Tari nusantara

Pembahasan jenis-jenis tari kreasi di suatu daerah tidak akan terlepas dari pembahasan bentuk-bentuk tari tradisi yang lahir dan berkembang di tanah air. Hal ini dikarenakan tari-tari kreasi yang lahir merupakan perkembangan dari bentuk tari-tarian tradisi yang ada. Artinya, dari sisi fungsi tari tradisi yang awalnya berfungsi sebagai sarana upacara ritual, dewasa ini berubah fungsi menjadi sarana hiburan atau pertunjukan biasa. Oleh sebab itu, dari sisi bentuk penyajiannya akan mengalami perubahan.

Berikut merupakan beberapa ragam tari kreasi yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia.

a. Tari Jejer

Tari Jejer

Tari Jejer merupakan tarian yang lahir dan berkembang di daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Pada awalnya tari ini bernama Tari Sebiang yang berfungsi sebagai tari upacara ritual tanam padi. Penarinya disebut gandrung sebagai visualisasi sosok Dewi Sri (Dewi Padi). Sesuai dengan mitos yang dipercaya oleh masyarakat Banyuwangi bahwa seorang Dewi akan berjalan melayang sehingga dalam penyajiannya penari Tari Sebiang menggunakan kaos kaki berwarna putih. Awalnya, gerak Tari Sebiang bersifat spontan atau improvisasi. Namun, dalam perkembangannya menjadi tari yang diperuntukkan sebagai pertunjukan atau hiburan dengan koreografi yang tersusun rapi. Selanjutnya, gerak Tari Sebiang dibakukan dan nama tariannya diganti menjadi Tari Jejer.

Secara geografi Banyuwangi terletak di perbatasan antara Pulau Jawa dan Pulau Bali sehingga gerak-gerak yang dinamis pada Tari Jejer mirip dengan ragam gerak pada tari-tarian yang ada di Bali yang terlihat enerjik tetapi tidak erotis. Salah satu gerak khas yang dapat dilihat pada ragam gerak Tari Jejer, yaitu gerak angkruk*yang merupakan ciri khas tarian Putri Banyuwangi.

b. Tari Rampai Aceh

Tari Rampai Aceh

Seperti halnya rampai yang berarti campuran berbagai bunga, tari ini juga merupakan perpaduan dari berbagai gerak indah yang terdapat pada tari-tarian lainnya yang berkembang di Nanggroc Aceh Darussalam dan Semenanjung Mclaya, yaitu Tari Seudati, Tari Saman, dan Tari Zapin. Keindahan Tari Zapin terletak pada pola langkah yang bervariatif. Keindahan Tari Seudati terletak pada olahan ragam gerak tangannya dan keindahan Tari Saman terletak pada kemampuan penari yang memiliki kosentrasi penuh sehingga tarian berkesan seperti gerak-gerak pada latihan militer yang begitu serempak dan enerjik.

Tarian ini lahir dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Nanggroc Aceh Darussalam yang kuat dengan pengaruh budaya Islam. Pengaruh tersebut tercermin pada busana yang menutupi seluruh tubuh, serta ragam gerak yang lebih difokuskan pada komposisi gerak tangan dengan posisi badan duduk. Keistimewaan tarian ini, di antaranya terletak pada jenis musik internal yang dihasilkan dari olahan vokal maupun lagu yang disertai puji-pujian kepada Nabi Muhammad serta tepukan-tepukan anggota badan penari.

c. Tari Srimpi Ketawang Lima Genep

Tari Srimpi Ketawang Lima Genep

Tentunya Anda masih ingat bahwa tari klasik atau tradisional Srimpi merupakan tari yang berkembang di Jawa Tengah. Tari Srimpi Ketawang Lima Genep karya Inonk Wahyu Widiyati dari Surakarta ini, koreografinya berbeda dengan tari Srimpi yang dikenal selama ini. Tari ini digarap untuk memparodikan tari Srimpi yang selama ini dianggap adiluhung dan eksklusif bagi kalangan elit keraton. Dalam penyajiannya, tari ini diperagakan oleh lima orang penari putri (sesuai dengan judul yang diangkat). Sebagai sebuah garapan tari parodi, kostum dan rias yang digunakan bertolak belakang dengan kostum dan rias yang digunakan oleh penari-penari pada tari Srimpi aslinya. Kelima penari pada tari Srimpi Ketawang Lima Genep ini menggunakan kostum yang berkesan asal-asalan, dibanding kostum dan rias yang berkesan agung pada tari Srimpi aslinya. Rambut dan make up kelima penari ini dibuat sedemikian rupa, seperti layaknya wanita yang sudah tua (nenek-nenek). Rambut yang disemir putih dipadu dengan kebaya dan kain yang warnanya sudah memudar.

d. Tari Joged dari Bali

Tari Joged dari Bali

Tari Jogcd merupakan tari pergaulan yang sangat populer di Bali. Sebagai tari pergaulan, pola gerak Tari Jogcd agak bebas, lincah, dan dinamis. Dalam pertunjukannya, Tari Jogcd ditarikan secara berpasangan dan melibatkan penonton untuk ikut menari. Bentuk iringan tarinya adalah gamelan barungan yang didominasi oleh instrumen-instrumen bambu.

Macam-macam tari Jogcd yang dapat kita temui di Bali, di antaranya Jogcd Bumbung (berkembang di Bali Utara), Joged Pugitan (Bali pada umumnya), Joged Gamyong (berkembang di Bali Barat), Joged Gandrung (berkembang di beberapa desa di Gianyar, Badung, dan Denpasar), Jogcd Leko (dari daerah Tista dan Tabanan), dan Joged Bisama (dari daerah Bongan Gede dan Karangasem).

e. Tari Poco-Poco

Tari Poco-Poco

Tarian yang satu ini tentunya sudah Anda ketahui. Tarian ini dipopulerkan oleh kalangan militer yang pernah bertugas di Timor Timur (Timor Lcstc). Tari ini identik dengan tari Tcbc-Tcbc (tari khas Timor) dan Tari Sajojo (tari khas Papua) yang dapat disebarkan dengan tari pergaulan impor, seperti Sa/sa,Jh>e, dan Cba Cba. Tari ini mulai populer tahun 1990-an dengan selalu ditampilkannya pada setiap acara, khususnya yang bersifat massal. Sebagai tari kreasi baru, gerakan yang terdapat dalam tarian ini tidak terlalu rumit untuk dipelajari. Terlebih lagi pada setiap pertunjukannya selalu dipimpin oleh instruktur yang membimbing untuk melakukan sc'iap gerak dan arah yang harus dilakukan.

Tari Poco-Poco berasal dari Maluku, tepatnya Kota Ambon. Sebagai tari pergaulan, gerak tari ini didominasi oleh pola langkah dengan variasi pengolahan ruang yang selalu berganti arah. Langkah patah-patah dengan hitungan 1-2-3-4, mengikuti irama lagu yang cenderung riang khas masyarakat Ambon. Dalam perkembangannya, gerakan Tari Poco-Poco dibakukan oleh Berthy Tilarso, yaitu sebanyak enam format baku, dan menjadi tarian vang berkembang di kalangan militer. Lagu yang digunakan sebagai iringan Tari Poco-Poco adalah lagu Poco-Poco, yaitu sebagai berikut.

Poco-Poco
Balenggang pata-pata
Ngana pc goyang pica-pica
Ngana pc bodi poco-poco
Cuma ngana yang kita cinta
Cuma ngana yang kita sayang
Cuma ngana suka beking pusing
Ngana bilang kita na sayang
Rasa hati ini melayang Jauh cija-cija
Biar kita ngana pc bayang
Biar na beking layang-layang
Cuma ngana yang kita sayang

f. Tari Cokek Rengganis dari Betawi

Tari Cokek Rengganis dari Betawi

Tari Cokek Rengganis diciptakan tahun 2002. Tari yang merupakan perkembangan dari tari Cokek ini lahir dan berkembang pada abad ke-13. Tari ini diciptakan atas kerja sama Subdin Pariwisata Kota Tangerang bersama orang-orang yang peduli terhadap pelestarian bentuk-bentuk seni tradisional Betawi. Tujuan utama diciptakannva tarian ini adalah untuk menghilangkan kesan negatif dari masyarakat terhadap keberadaan penari wanita pada tari Cokek yang asli, yang identik dengan tarian erotis. Tari yang merupakan perpaduan gaya Cina, Betawi, dan Jawa ini identik dengan keberadaan masyarakat Tionghoa yang telah turun-temurun tinggal di Betawi.

Melihat sejarah perkembangannya, tari ini berasal dari Teluk Naga di Tangerang. Tan Sio Kek adalah seorang tuan tanah kaya keturunan Cina. Ia memiliki kelompok musik yang kemudian terkenal dengan musik Gambang Kromong. Musik ini pada awalnya merupakan perpaduan ketiga alat musik dari Cina, yaitu Te'yang, S u Kbong, dan Kbong Ayan yang dimainkan oleh tiga orang yang berasal dari Cina yang datang ke tempat tinggal Tan Sio Kek di Tangerang. Sementara musik Gambang Kromong mengalun, terdapat beberapa gadis yang menari mengikuti irama musik tersebut. Para gadis ini adalah anak buah Tan Sio Kek yang kemudian mendapat julukan Cokek (bahasa Hokkian, Cio Kek). Dalam pertunjukannya, para penari ini mendapat persenan dalam bentuk uang yang diberikan oleh para lelaki yang ikut

g. Karya Tari Solo

Karya Tari Solo

Herietta Horn (33 tahun) adalah seorang tokoh penari dan koreografer yang berasal dari Essen Jerman, la menciptakan karya tari ini dan langsung menarikannya sendiri di hadapan penonton Indonesia beberapa waktu lalu. Tarian yang menggunakan properti kursi dan meja berdurasi 25 menit ini sangat memukau penonton. Pertunjukan diawali oleh suasana panggung dengan lampu yang temaram. Meja dan kursi diletakkan di pojok kanan depan panggung, tempat penarinya duduk membeku di pojok kanan depan. Wajahnya yang sayu diterangi oleh cahaya. Untuk beberapa saat, ia menghimpun tenaga sebelum bangkit dari ketermenungannya. Warna properti hijau muda sama persis dengan warna kostum yang dikenakannya. Bentuk kostum vang dikenakan sekilas tidak tampak seperti kostum tari, bentuknya merupakan setelan jas dengan celana panjang menambah keunikan karya tari tersebut. Bagian awal tari ini berlangsung beberapa saat dengan iringan musik yang mengalun sampai penari tersentak dari ketermenungannya. Nampaknya penari masih terikat dengan keberadaan properti sehingga gerakan yang muncul masih merespons keberadaan properti tersebut.

Bagian selanjutnya adalah pengolahan gerakan yang diangkat dari aktivitas sehari-hari, bahkan sesekali ia juga melakukan gerakan kasar dan liar. Olahan-olahan gerak, seperti gerak pada tari tradisional tidak tampak dalam keutuhan pertunjukan tari ini. Meja dan kursi baginya merupakan pusat gravitasi dalam keleluasaan bergerak yang tidak terbatas. Panggung yang luas tidak tampak kosong karena pengaturan tata cahaya yang terfokus pada keberadaan penari yang hanya berjumlah seorang. Pengisian ruang diolah sedemikian rupa, melalui perpindahan dari kegelapan atau kekosongan panggung. Dengan penataan cahaya yang maksimal, keberadaan penari yang hanya seorang ini mampu melahirkan kesan seolah-olah di panggung terdapat enam penari.

Pada bagian selanjutnya, dia masih mencoba merespons properti yang ada. Diselingi irama yang saling mengisi keutuhan garapan, dia bertopang dagu menjatuhkan dadanya pada meja, menelungkup, bangkit kembali, menoleh ke langit, merentangkan dan menekukan tangan dan kaki, memutar tubuh, dan berpaling. Rangkaian gerak ini dilakukannya berkali-kali dengan tempo yang bervariasi, mulai dari lambat, sedang, cepat, cepat sekali, diam, sambil memandangi ekspresi mukanya yang lega, pasrah, serta kepuasan yang dalam.

Sebelum dia mengakhiri garapan Tari Solo ini, dia juga mengolah properti dengan mencampakkannya. Kursi dan meja dia tendang hingga terbalik. Selanjutnya, dia kembali melakukan gerakan seperti berlari-lari kecil, melompat, duduk, berdiri, dan berjalan pelan. Dia melakukannya di antara meja dan kursi yang terbalik. Secara mendadak dia merentangkan dan menekukkan tubuh.Jika lelah, dia menggelantung pada sandaran kursi serta mengelus-ngelusnya. Akhir dari pertunjukan garapan tari ini adalah munculnya bayangan di layar panggung berbentuk meja raksasa, disusul sosok penari yang dibuat siluet nampak seperti sesosok hantu yang menyihirnya.
Selengkapnya → Jenis, Peran, Perkembangan Tari nusantara, Apresiasi Keunikan Tari nusantara

Friday, February 24, 2017

Sinopsis Berkah Cinta Episode 9 - 10

Sinopsis Berkah Cinta Episode 9 - 10


Cerita dimulai dari kedatangan Eros di rumah Pratama hendak bertemu. Rupanya dirumah Eros tidak bisa menemuinya malahan mendengar khabar dari bibik sumi bahwa karin sedang sakit. Lalu Eros bilang kebetulan sekali Saya seeorang dokter. Lalu Bik sumi membawa masuk eros kerumah. 

Sementara itu Tania di jebak tante Sara untuk datang ke suatu tempat dengan harapan Tania bisa menerima kembali gelangnya yang diambil Tate Sara. Malah dia terkejut bukan ketemu Tante Sara malah ketemu Pratama. Pratama lalu menyuruh masuk mobil dan membawanya kesuatu tempat. Tania bertanya pada Tama saya mau di bawa kemana? lalu Tama membentaknya sehingga membuat Tania Ketakutan. Sambil mundur kebelakang yang berada di pinggir jurang, hampir saja Tania terpeleset dengan cepatnya Tama memegang tangan Tania. Ternyata Pratama hendak memberikan Cek sebagai Pesangon karena Tania telah bekerja di rumah Tania.  Ternyata rencana busuk dari Tante Sara tidak berhasil, malah setelah Pratama pergi Tante sara gerang sejadi-jadinya dan begitu marah ke Tania.

Tante Sara hendak membunuh tania dengan mendorongnya ke jurang, untunglah di tahan Sisil.
Lalu Tante Sara membawa Tania pulang dengan harapan lebih gampang mengintrogasi Tania. Saat Tante Sara memarahi Tania dan hendak memukul Tania tiba-tiba saja Eros muncul memegangi tangan Tante Sara.

Pada saat yang tegang tersebut tiba-tiba Pratama datang, dan bertanya pada Eros maksudnya. Karena memang Watak Pratama seorang yang mau menang sendiri tidak mau menengarkan penjelasan orang. Dengan suaranya yang keras lalu Pratama membentak Eros. Eros mengatakan bahwa dia adalah Tunangannya Tania tapi Pratama tak mau terima.
Terjadi adu jotos antara Eros dan Pratama. Awalnya pertarungan Imbang bahkan Prataman hampir kalah, namun Eros di pegangi oleh Satpam Penjagar rumah Pratama.

Eros di bawa ke luar, tapi Eros masih penasaran ada apa sebenarnya, tiba-tiba Sisil datang dengan Taksi dan eros melihatnya. Pada saat bersamaan Tante Sara keluar dengan mobilnya, melihat Sisil maka sara khawatir akan ketahuan sama Tama, lalu Sara membawa Tania jalan-jalan ke Mall untuk berbelanja. Rupanya Eros tak mau tinggal diam, dia lalu membuntinya.

Disisi lain Fano hendak menjual handphonenya untuk dijadikan modal cafe Tania dan Temannya yang rusak karena perkelahian Pratama dengan Fano. Tiba-tiba Handpone Fanno berdering rupanya telepon dari Tante Sara, tetapi yang bicara adalah Tania dan Fano pun kaget, dan bertanya kenapa, lalu saja Tante sara merebut Handphone tersebut sehingga membuat pembicaraan mereka terpuas. Dan Fano jadi penasaran Tania di Culik Pratama.

Fano langsung datang kerumah Tama, Tapi tidak dibukakan pintu oleh satpam penjaga rumah. Fanno memanggil-manggil Tania dan Tania mendengarnya. Lalu meminta tolong pada Bik Sumi untuk membukakan pintu belakang. Fano dan Tania bertemu. Pertemuan mereka kelihatan oleh Tama, lalu tama Marah pada Fano. Fanno pun di pukuli tama, lalu Tania menghalanginya. Tama berhenti memukilinya dan mengizinkan Fanno untuk tinggal sampai sore di rumah Tama. 

Karena tidak bisa bertemu dengan Karina karena tidak dibolehkan Pratama. Dan Tania menyuruh Fano untuk menulis sepucuk surat untuk Karin. Tania tahu bahwa kakaknya (Fano) masih mencintai Karina. Tapi lagi-lagi Tante Sara punya niat yang jahat dan mengganti isi surat yang tulis Fanno dengan kata-kata yang membuat Karin membenci Fano.

Karina mendorong Tania ke kolam. Tania yang terengap-engap

Saat itu Pratama lagi cari Tania dan tidak menemukannya. Di ruang tengah rumahnya Pratama bertanya pada Tante Sara apakah melihat Tania. Dasar seorang penjahat dia bilang tidak melihat Tania malahan mengalikahkan perhatian Pratama agar mencari ke halaman depan. 

Saat membalikan badannya terdengar suara minta tolong dari kolam Renang. Tama menengok ternyata Tania terengah-engah di tengah kolam sedangkan Tania tidak bisa berenang. Langsung saja Tama melompat ke dalam kolam dan Tania bisa ditolongnya.

Lagi-lagi rencana Tante Sara Gagal. 

Pratama sebenarnya sudah merasa kasihan tapi karena ego dan menjaga kewibawaannya sebagai kepala rumah tangga, dia malah bilang sudah puas kamu main air pada Tania. 

Pratama membawa Tania ke ruang tengah, dan memberikan handuk pada Tania serta meminjamkan baju pada Sisil untuk Tania yang habis kecebur dari Kolam. Pada waktu sisil mencarikan baju untuk tania, Pratama melihat baju yang tergantung di dinding langsung aja Pratama ambil dan pergi untuk memberikannya kepada Tania. Pada baju tersebut merupakan baju yang baru  saja di beli Sisil.

Sepertinya Tama sudah mulai menaruh kasihan pada Tania yang begitu sabar dan tegar, ini ditunjukkan ketika bertanya pada Tante Saranya siapa yang hendak mencelakai Tania.

Ceritapun beralih dari ketegangan menjadi kemesraan.

Sisil mengajak Tania untuk bertemu dengan Eros. Rupanya sisial sudah mulai jatuh cinta pada Eros dan tetap berpura-pura menjadi Tania yang disuruh Tantenya. Walaupun sebenarnya Sisil sudah tahu bahwa Eros merupakan tunangan Tani, karena perasaan cintanya yang mulai tumbuh sisilpun tidak mau melepaskan Eros.

Disaat perjalanan Sisil menurunkan Tania, dengan harapan agar Pertemuaanya dengan Eros tidak terggangu. Ternyata Tania diturunkan di tempat toko perhiasan, secara kebetulan Eros hendak membelikan Cincin untuk pertunangannya. Pelayan toko bertanya pada Eros kira-kira Tunangannya sebaya siapa. Bersamaan dengan itu rupanya Tania sedang jalan-jalan di depan pertokoan sambil melihat-lihat cincin juga. Lalu pelayan toko bertanya pada Eros apakah Tunangan mas seusia mbak ini? eros pun terpelongo ternyata gadis itu orang yang selalu di tolongnya.


Dan Eros pun memasangkan cincin ke jari Tania yang sebenarnya sambil mengucapkan "Apakah kamu mau menjadi miliku untuk selamanya. Pada saat romantis tersebut pelayan toko tersenyum-senyum melihatnya, Eros dan Taniapun termalu-malu, langsung Eros membayarnya.

Sisilpun melihat Eros dan Tania berduaan. Dan mulailah sisil  dirasupi oleh kebencian pada Tania.

Gimanakah kisah selanjut....

Tokoh Pemain

Tania (Iriss Bella)
Eros (Giofano Abraham)
Fano (Oemar Daniel)
Karina (Eva Anindita)
Pratama (Donny Michael)
Tante Sara (Windi Wulandari)
Sisil  (Angela Geisa)

Peran Tokoh Benar-benar  dimainkan sesuai dengan karakter yang di dihendaki. Sehingga memancing emosi penoton....
Selengkapnya → Sinopsis Berkah Cinta Episode 9 - 10

Tuesday, January 31, 2017

Pengertian Apresiasi Seni , Pembagian Seni, Seni Audio, Seni Visual, Seni Audiovisual

Mengapresiasi karya seni merupakan landasan pokok dalam memperdalam ilmu seni budaya. Selain berguna untuk memperluas pengetahuan tentang seni, juga sebagai pendekatan dengan seni.

Secara etimologi kata apresiasi merupakan bahasa latin yaitu appretiatus yang memiliki arti "memberi putusan rasa hormat sebagai cara untuk menghargai karya seni". Namun dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia to apreciate yang berarti "penghargaan". Dengan demikian, mengapresiasi seni maksunya berusaha mengerti tentang seni dan menjadi peka terhadap unsur yang terkandung di dalamnya, sehingga secara sadar mampu menikmati dan pada akhirnya bisa menilai karya seni dengan baik.

Di dalam kehidupan sehari-hari, sering sekali terdapat pandangan yang keliru mengenai pengertian seni. Hal ini bisa terjadi akibat keterbatasn informasi tentang pengertian seni. Sehigga berdampak terhadap kesenjangan antara seni dan lingkungan sosial dan lemahnya kadar apresiasi seni di kalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya.

Sebuah hasil karya yang tercipta membuat efek lain pada diri penciptanya dan orang lain. Suka maupun tidak suka, indah tidak indah, senang atau tidak menyenangkan serta berbagai perasaan lain akan dirasakan oleh orang yang melihat karya seni tersebut.

Banyak orang yang berpendapat bahwa seni merupakan sesuatu yang mengandung nilai indah. Pandangan tersebut tidaklah sepenuhnya benar, karena disamping indah, adapula seni yang tidak indah, namun tetap mengandung kata seni. Indah tidaknya suatu karya seni tergantung pada seniman yang menciptakannya dan juga para penikmat karya seni.

Dalam perjalanan sejarahnya, pada umumnya manusia tidak bisa lepas dari seni, bahkan seni merupakan bagian dari kehidupan manusia secara umum. Dengan demikian seni termasuk salah satu kebudayaan yang memiliki nilai keindahan (estetis). Definisi seni yang secara tersendiri tidak bisa ditemukan mengingat kompleksitas dan kedalamannya. Pengertian seni lebih mengarah pada konsep yang muncul secara variatif sesuai dengan pemahaman, penghayatan, dan pandangan seseorang terhadap seni yang dijadikan acuan atau batasan.

Pembagian Seni


Dalam proses penciptaan karya seni, seorang seniman tidak terlepas dari media yang dipilih, teknik yang dipakai, serta cara dalam menikmati seni. Dengan demikian maka seni dapat dikelompokan menjadi seni audio, seni visual, dan seni audio visual.

Mari kita lihat satu persatu pembagian seni!

Seni Audio (Auditory Art)


Yaitu seni yang bisa dinikmati dengan menggunakan indra pendengaran (telinga). Contohnya :
  1. Seni musik, yaitu sen yang dapat dinikmati melalui nada. Misalnya pertunjukkan gamelan, piano.
  2. Seni sastra, yaitu seni yang dapat dinikmati dengan kata, seperti pembacaan puisi, cerita, atau drama.
  3. Seni suara, yaitu seni yang dapat dinikmati melalui perpaduan kata dan nada, seperti pertunjukan band.

Seni Visual


Yaitu seni yang dapat dinikmati dengan indra penglihatan (mata). Termasuk di dalam seni visual seperti :
  1. Seni dua dimensi yang mencakup garis, cahaya, warna, bentuk dan gerak. Contohnya seni melukis, seni grafis,  dan sinematografi.
  2. Seni tiga dimensi yang meliputi ruang dan wujud yang bisa dicoba, seperti seni patung, arsitektur, seni tari dan pantonim.

Seni Audiovisual (Auditory Visual Art)

Seni Audiovisual yaitu seni yang dapat dinikmati dengan indra pendengaran dan penglihatan. Contoh dari seni audiovisual antara lain :
  • Seni tari merupakan perpaduan antara gerak dan nada.
  • Seni drama merupakan perpaduan gerak, kata, dan visual.
  • Seni opera merupakan perpaduan gerak, nada, dan visual.
Kalau ditinjau secara umum berdasarkan penikmat seni, maka dapat dikelompokan didalam lima cabang yaitu :
  1. Seni Rupa. Karya seni rupa dapat dinikmati dengan indra penglihatan (visual) dan peraba. Seni rupa umumnya memanfaatkan unsur garis, bidang, warna, tekstur, dan volume. Contohnya adalah lukisan, kaligrafi, poster, reklame, spanduk, patung, diorama, kursi, meja, seni grafis dan seni kerajinan.
  2. Seni Musik. Seni musik dapat dinikmati dengan indera pendengaran (audio) yang terbentuk dari unsur nada dan bunyi dalam alat musik, suara manusia (vokal) atau gabungan antara keduanya.
  3. Seni Tari. adalah seni yang diwujudkan melalui gerak, ruang, waktu, irama, wirasa, dan susunan unsur gerakan anggota tubuh secara teratur menurut pola-pola tertentu sehingga menghasilkan sebuah gerakan yang indu dan mempesona. Karya seni ini bisa dinikmati melalui indra penglihatan dan indra pendengaran (audio viual)
  4. Seni Teater. Seni teater adalah seni yang memadukan unsur gerakan dan kata. Biasanya dalam dunia seni teater terdapat naskah, penokohan, later tempat, dan alat pengiring. Seni teater bisa dinikmati dengan indra penglihatan dan pendengaran (audio visual). Contoh teater yang ternama adalah Teater Koma.
  5. Seni Sastra. Adalah seni yang mengungkapkan pengalaman jiwa dan perasaan dalam bentuk bahasa, tulisan, dan kalimat yang mengandung nilai estetis untuk mendapatkan kepuasan rohaniah. Bentuk karya sastra dapat berupa prosa (struktur bahasanya bebas), puisi (struktur katanya terikat/berirama) dan drama (struktur bahasanya disusun dalam bentuk lakon dan cerita).
Demikian Pengertian Apresiasi Seni, Pembagian seni, semoga penjelasan ini bisa anda pahami.
Selengkapnya → Pengertian Apresiasi Seni , Pembagian Seni, Seni Audio, Seni Visual, Seni Audiovisual

Monday, January 30, 2017

Prinsip Kerjasama Dalam Karya Seni Teater

Menerapkan Prinsip Kerjasama Dalam Berteater

 Prinsip Kerjasama Dalam Karya Seni Teater

Seorang pemain (pemeran) yang dibilang bagus tidak hanya dinilai secara individu, tetapi bagus secara berkelompok. Seperti halnya seorang pemain sepak bola tidak akan mencetak gol tanpa operan atau kerja sama dengan pemain yang lainnya? Bukankah gol yang dicetaknya berasal dari kerja sama timnya yang baik?

Begitu pula halnya dengan seni pertunjukan teater. Keberhasilan sebuah pertunjukan teater tidak hanya dilihat pada keberhasilan seorang pemain saja. Melaikan, kerja sama (kekompakan) di antara pemain maupun kru yang lainnya.

Prinsip kerja sama dalam teater dapat dilakukan dengan cara menjalin hubungan baik antar sesama pemain, saling mendukung, saling membantu, dan sering berlatih bersama agar dapat memahami peran yang akan dimainkan oleh masing-masing pemain ataupun kru yang terlibat dalam pertunjukan seni teater. Prinsip-prinsip dalam pertunjukan teater merupakan satu kesatuan dan kepaduan. Jika kerjasama ini terwujud maka karya seni teater tersebut bisa memukau penonton.  Permainan Seni Karya Teater akan berhasil dan mendapat apresiasi yang bagus dari penonton dibutuhkan jalinan kerjasama dan saling mendukung antara semua orang yang terlibat di dalamnya.

Sebaliknya, jika hanya permainan para pemain saja yang bagus tanpa didukung adanya kerja sama, teater tersebut belum dinyatakan berhasil. Kenapa demikian? Karena dalam pertunjukan teater tersebut tidak menunjukkan kepaduan dan kesatuan di antara komponen yang membangun karya tersebut.

Oleh karena itu, menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater sangatlah penting. Jangan pernah menganggap diri sendiri paling baik, jangan pernah pula meremehkan orang lain. Yang harus dilakukan adalah bagaimana supaya semua orang yang terlibat dalam pertunjukan dapat memainkan perannya sebaik mungkin serta menjalin keterbukaan serta kepaduan dengan kru yang lainnya.

Bagaimana cara yang harus dilakukan untuk menerapkan prinsip kerja sama tersebut? Penerapan prinsip kerja sama dapat dilakukan dengan latihan yang terus menerus agar dapat memahami karakter pemain atau kru yang lainnya. Selain itu, jalinlah sebuah diskusi kecil yang bertujuan untuk saling memberi masukan, baik dari segi menghafal dialog, melafalkan dialog, ataupun menghafal gerak-gerik yang akan dilakukan. Selalu ingatlah sebuah pepatah yang menyatakan bahwa "Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh". Bermain teater tersebut tidak sendirian tetapi dilakukan secara berkelompok. Oleh karena itu, perlu sekali menjalin prinsip kerja sama ketika akan berteater di atas panggung. 

Bahan Praktek Prinsip Kerja Dalam Berteater

  1. Bagilah siswa yang ada di kelasmu menjadi beberapa kelompok.
  2. Anggota tiap kelompok disesuaikan dengan jumlah tokoh dalam naskah drama di bawah ini.
  3. Belatihlah memerankan watak tokoh dalam drama berikut.
  4. Jika semua pemain sudah siap, bermain peranlah di depan kelas.
  5. Kelompok lain yang belum tampil memberi penilaian terhadap penampilan teman-temanmu yang sedang tampil.
Selengkapnya → Prinsip Kerjasama Dalam Karya Seni Teater