Langsung ke konten utama

Sinopsis Berkah Cinta Episode 9 - 10

Sinopsis Berkah Cinta Episode 9 - 10


Cerita dimulai dari kedatangan Eros di rumah Pratama hendak bertemu. Rupanya dirumah Eros tidak bisa menemuinya malahan mendengar khabar dari bibik sumi bahwa karin sedang sakit. Lalu Eros bilang kebetulan sekali Saya seeorang dokter. Lalu Bik sumi membawa masuk eros kerumah. 

Sementara itu Tania di jebak tante Sara untuk datang ke suatu tempat dengan harapan Tania bisa menerima kembali gelangnya yang diambil Tate Sara. Malah dia terkejut bukan ketemu Tante Sara malah ketemu Pratama. Pratama lalu menyuruh masuk mobil dan membawanya kesuatu tempat. Tania bertanya pada Tama saya mau di bawa kemana? lalu Tama membentaknya sehingga membuat Tania Ketakutan. Sambil mundur kebelakang yang berada di pinggir jurang, hampir saja Tania terpeleset dengan cepatnya Tama memegang tangan Tania. Ternyata Pratama hendak memberikan Cek sebagai Pesangon karena Tania telah bekerja di rumah Tania.  Ternyata rencana busuk dari Tante Sara tidak berhasil, malah setelah Pratama pergi Tante sara gerang sejadi-jadinya dan begitu marah ke Tania.

Tante Sara hendak membunuh tania dengan mendorongnya ke jurang, untunglah di tahan Sisil.
Lalu Tante Sara membawa Tania pulang dengan harapan lebih gampang mengintrogasi Tania. Saat Tante Sara memarahi Tania dan hendak memukul Tania tiba-tiba saja Eros muncul memegangi tangan Tante Sara.

Pada saat yang tegang tersebut tiba-tiba Pratama datang, dan bertanya pada Eros maksudnya. Karena memang Watak Pratama seorang yang mau menang sendiri tidak mau menengarkan penjelasan orang. Dengan suaranya yang keras lalu Pratama membentak Eros. Eros mengatakan bahwa dia adalah Tunangannya Tania tapi Pratama tak mau terima.
Terjadi adu jotos antara Eros dan Pratama. Awalnya pertarungan Imbang bahkan Prataman hampir kalah, namun Eros di pegangi oleh Satpam Penjagar rumah Pratama.

Eros di bawa ke luar, tapi Eros masih penasaran ada apa sebenarnya, tiba-tiba Sisil datang dengan Taksi dan eros melihatnya. Pada saat bersamaan Tante Sara keluar dengan mobilnya, melihat Sisil maka sara khawatir akan ketahuan sama Tama, lalu Sara membawa Tania jalan-jalan ke Mall untuk berbelanja. Rupanya Eros tak mau tinggal diam, dia lalu membuntinya.

Disisi lain Fano hendak menjual handphonenya untuk dijadikan modal cafe Tania dan Temannya yang rusak karena perkelahian Pratama dengan Fano. Tiba-tiba Handpone Fanno berdering rupanya telepon dari Tante Sara, tetapi yang bicara adalah Tania dan Fano pun kaget, dan bertanya kenapa, lalu saja Tante sara merebut Handphone tersebut sehingga membuat pembicaraan mereka terpuas. Dan Fano jadi penasaran Tania di Culik Pratama.

Fano langsung datang kerumah Tama, Tapi tidak dibukakan pintu oleh satpam penjaga rumah. Fanno memanggil-manggil Tania dan Tania mendengarnya. Lalu meminta tolong pada Bik Sumi untuk membukakan pintu belakang. Fano dan Tania bertemu. Pertemuan mereka kelihatan oleh Tama, lalu tama Marah pada Fano. Fanno pun di pukuli tama, lalu Tania menghalanginya. Tama berhenti memukilinya dan mengizinkan Fanno untuk tinggal sampai sore di rumah Tama. 

Karena tidak bisa bertemu dengan Karina karena tidak dibolehkan Pratama. Dan Tania menyuruh Fano untuk menulis sepucuk surat untuk Karin. Tania tahu bahwa kakaknya (Fano) masih mencintai Karina. Tapi lagi-lagi Tante Sara punya niat yang jahat dan mengganti isi surat yang tulis Fanno dengan kata-kata yang membuat Karin membenci Fano.

Karina mendorong Tania ke kolam. Tania yang terengap-engap

Saat itu Pratama lagi cari Tania dan tidak menemukannya. Di ruang tengah rumahnya Pratama bertanya pada Tante Sara apakah melihat Tania. Dasar seorang penjahat dia bilang tidak melihat Tania malahan mengalikahkan perhatian Pratama agar mencari ke halaman depan. 

Saat membalikan badannya terdengar suara minta tolong dari kolam Renang. Tama menengok ternyata Tania terengah-engah di tengah kolam sedangkan Tania tidak bisa berenang. Langsung saja Tama melompat ke dalam kolam dan Tania bisa ditolongnya.

Lagi-lagi rencana Tante Sara Gagal. 

Pratama sebenarnya sudah merasa kasihan tapi karena ego dan menjaga kewibawaannya sebagai kepala rumah tangga, dia malah bilang sudah puas kamu main air pada Tania. 

Pratama membawa Tania ke ruang tengah, dan memberikan handuk pada Tania serta meminjamkan baju pada Sisil untuk Tania yang habis kecebur dari Kolam. Pada waktu sisil mencarikan baju untuk tania, Pratama melihat baju yang tergantung di dinding langsung aja Pratama ambil dan pergi untuk memberikannya kepada Tania. Pada baju tersebut merupakan baju yang baru  saja di beli Sisil.

Sepertinya Tama sudah mulai menaruh kasihan pada Tania yang begitu sabar dan tegar, ini ditunjukkan ketika bertanya pada Tante Saranya siapa yang hendak mencelakai Tania.

Ceritapun beralih dari ketegangan menjadi kemesraan.

Sisil mengajak Tania untuk bertemu dengan Eros. Rupanya sisial sudah mulai jatuh cinta pada Eros dan tetap berpura-pura menjadi Tania yang disuruh Tantenya. Walaupun sebenarnya Sisil sudah tahu bahwa Eros merupakan tunangan Tani, karena perasaan cintanya yang mulai tumbuh sisilpun tidak mau melepaskan Eros.

Disaat perjalanan Sisil menurunkan Tania, dengan harapan agar Pertemuaanya dengan Eros tidak terggangu. Ternyata Tania diturunkan di tempat toko perhiasan, secara kebetulan Eros hendak membelikan Cincin untuk pertunangannya. Pelayan toko bertanya pada Eros kira-kira Tunangannya sebaya siapa. Bersamaan dengan itu rupanya Tania sedang jalan-jalan di depan pertokoan sambil melihat-lihat cincin juga. Lalu pelayan toko bertanya pada Eros apakah Tunangan mas seusia mbak ini? eros pun terpelongo ternyata gadis itu orang yang selalu di tolongnya.


Dan Eros pun memasangkan cincin ke jari Tania yang sebenarnya sambil mengucapkan "Apakah kamu mau menjadi miliku untuk selamanya. Pada saat romantis tersebut pelayan toko tersenyum-senyum melihatnya, Eros dan Taniapun termalu-malu, langsung Eros membayarnya.

Sisilpun melihat Eros dan Tania berduaan. Dan mulailah sisil  dirasupi oleh kebencian pada Tania.

Gimanakah kisah selanjut....

Tokoh Pemain

Tania (Iriss Bella)
Eros (Giofano Abraham)
Fano (Oemar Daniel)
Karina (Eva Anindita)
Pratama (Donny Michael)
Tante Sara (Windi Wulandari)
Sisil  (Angela Geisa)

Peran Tokoh Benar-benar  dimainkan sesuai dengan karakter yang di dihendaki. Sehingga memancing emosi penoton....
Postingan Terbaru

Komentar

Copyright © Teater Seniman. All rights reserved.