Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Olah Suara

Mengekspresikan Diri melalui Karya Seni Teater

Mengekspresikan Diri melalui Karya Seni Teater Kegiatan mengekspresikan diri merupakan sebuah tindak lanjut dari mengapresiasi karya seni itu sendiri. Di dalam kegiatan mengekspresikan diri terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan. Hal yang perlu dipersiapkan itu adalah teknik bermain dan prinsip yang haus diterapkan ketika mengekspresikan diri dalam karya seni teater . Apa saja teknik dan prinsip yang harus dikuasai sebelum bermain teater? Apa saja hal yang harus dilakukan ketika kamu akan menggelar pertunjukan seni teater? Yuk, kita pelajari bersama dengan baik dalam bab ini. Dalam pembelajaran kali ini, diharapkan kamu dapat mengeksplorasi teknik olah tubuh,olah pikir, dan olah suara; merancang pertunjukan teater Nusantara. Selain itu, diharapkan kamu dapat menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater dan menggelar pertunjukan teater Nusantara. Mengeksplorasi Teknik Olah Tubuh, Olah Pikir dan Olah Suara Pada bab sebelumnya, kamu sudah mengenal berbagai hal tent

Teknik Olah Pikir, Olah Suara, Latihan Vokal, Pernapasan, Pernapasan Dada, Pernapasan Perut, Pernapasan Lengkap, Pernapasan Diafragma

Teknik Olah Pikir Teknik olah pikir dapat dilakukan dengan cara meditasi dan konsentrasi. Secara umum meditasi dilakukan untuk menenangkan pikiran. Dalam teater, meditasi dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk menenangkan dan mengosongkan pikiran dengan tujuan memperoleh kestabilan diri. Tujuan meditasi adalah mengosongkan pikiran dan sebagai jembatan yang akan membawa kita dari alam kehidupan kita sehari-hari ke alam latihan. Konsentrasi secara umum memiliki arti pemusatan. Dalam seni teater, konsentrasi dapat diartikan sebagai pemusatan pikiran terhadap alam latihan atau peran tokoh yang akan kita tirukan agar kita tidak terganggu dengan pikiran-pikiran lain, sehingga dalam membawakan peran tersebut bisa menjiwai. Teknik Olah Suara Teknik olah suara sangat berkaitan dengan vokal dan pernapasan. Dengan teknik pernapasan yang baik, maka akan diperoleh vokal yang bulat. Untuk itu perlu dilakukan latihan vokal dan pernapasan agar dialog dapat terdengar dengan jel

Olah Suara, teknik Pernapasan, Senam Wajah, Senam Lidah, Senam Rahang Bawah, Berbisik, Bersenandung

Olah Suara atau Vokal Dalam bermain teater, vokal seorang aktor mempunyai peranan yang penting, karena digunakan sebagai sarana komunikasi yang berwujud dialog. Dialog itu salah satu daya tarik dalam membina konflik-konflik dramatik. Kegiatan berdialog ini menjadi ciri khas dari teater. Selain itu, dalam dialog banyak terdapat nilai-nilai yang bermakna. Jika lontaran dialog tidak sesuai dengan naskah, nilai yang terkandung dalam naskah tidak dapat dikomunikasikan kepada penonton. Hal ini merupakan kesalahan fatal bagi seorang pemain teater. Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh seorang pemain teater tentang fungsi ucapan, yaitu sebagai berikut. Ucapan yang dilontarkan bertujuan untuk menghidupkan kata dari teks lakon kepada penonton. Memberi arti khusus pada kata-kata tertentu melalui modulasi suara. Memuat informasi tentang sifat dan perasaan peran atau tokoh, misalnya umur, kedudukan sosial, kekuatan, kegembiraan, putus asa, marah, dan sebagainya. Mengendalikan per
Copyright © Teater Seniman. All rights reserved.